Cerita lain yang ada MAKNANYA :
Salah satunya menurut aku : kadang - kadang kita diberi cobaan oleh Alloh yah,tetapi kita selalu mengeluh kepada Alloh yang diberikan cobaan kepada kita, kita hanya perlu jalani saja coy, suatu saat kita akan 'sadar' bahwa cobaan itu adalah untuk MEMPERSIAPKAN kita mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari sebelum cobaan itu diberikan.
Di sebuah kerajaan ada seorang raja yang kaya dan tampan luar biasa. Ia kerjanya hanya memandang dirinya di kaca terus menerus dari hari ke hari, dari bulan ke bulan,dari tahun ke tahun *lebe yah dan dia tidak pernah melakukan tugasnya sebagai seorang raja.
Suatu hari si dewa turun dari kahyangan dan mengintip di jendela : "Ngapain raja kok hanya cuma memandang dirinya di kaca terus sih?" Kemudian si Dewa mendengar raja berbica, "Aku adalah manusia paling kaya dan ganteng sedunia. Jangan-jangan sih dibandingkan Dewa, aku lebih ganteng dari Dewa yahh".
Dewa sangat marah kepada raja mendengar hal itu, kemudian Dewa berkata,"Mulai hari besok dan seterusnya ini kau akan kuberi tanduk!" Esok harinya raja mempunyai dua tanduk, yang tidak bisa diapa-apain mau di ragaji, ditakol, dipukul-pukul tidak akan bisa lepas karena kutukan dari si Dewa. Kemudian karena malu, raja akhirnya menyingkir ke hutan.
Di hutan dia hanya bergaul dengan binatang, ia bertani, ia bercocok tanam, dan ia mulai merasakan apa itu artinya kerja. Pada suatu hari dia bangun, ia raba kepalanya, tanduknya hilang dan raja berbicara ”Allamdulilah yah sesuatu banget!”
Dan ia kembali ke kerajaannya. "Prajurit, tandukku sudah hilang. Aku ingin balik lagi ke istana". Dan karena dia sudah terbiasa bekerja, raja mulai melakukan tugasnya sehari-hari, negaranya sudah mulai makmur, maju dan murid-muridnya terpelajar dan pintar.
Akhirnya raja tahu bahwa sebagai raja tidak boleh hanya memandang diri di cermin. Tetapi dia juga harus mulai bekerja.
Salah satunya menurut aku : kadang - kadang kita diberi cobaan oleh Alloh yah,tetapi kita selalu mengeluh kepada Alloh yang diberikan cobaan kepada kita, kita hanya perlu jalani saja coy, suatu saat kita akan 'sadar' bahwa cobaan itu adalah untuk MEMPERSIAPKAN kita mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari sebelum cobaan itu diberikan.
Di sebuah kerajaan ada seorang raja yang kaya dan tampan luar biasa. Ia kerjanya hanya memandang dirinya di kaca terus menerus dari hari ke hari, dari bulan ke bulan,dari tahun ke tahun *lebe yah dan dia tidak pernah melakukan tugasnya sebagai seorang raja.
Suatu hari si dewa turun dari kahyangan dan mengintip di jendela : "Ngapain raja kok hanya cuma memandang dirinya di kaca terus sih?" Kemudian si Dewa mendengar raja berbica, "Aku adalah manusia paling kaya dan ganteng sedunia. Jangan-jangan sih dibandingkan Dewa, aku lebih ganteng dari Dewa yahh".
Dewa sangat marah kepada raja mendengar hal itu, kemudian Dewa berkata,"Mulai hari besok dan seterusnya ini kau akan kuberi tanduk!" Esok harinya raja mempunyai dua tanduk, yang tidak bisa diapa-apain mau di ragaji, ditakol, dipukul-pukul tidak akan bisa lepas karena kutukan dari si Dewa. Kemudian karena malu, raja akhirnya menyingkir ke hutan.
Di hutan dia hanya bergaul dengan binatang, ia bertani, ia bercocok tanam, dan ia mulai merasakan apa itu artinya kerja. Pada suatu hari dia bangun, ia raba kepalanya, tanduknya hilang dan raja berbicara ”Allamdulilah yah sesuatu banget!”
Dan ia kembali ke kerajaannya. "Prajurit, tandukku sudah hilang. Aku ingin balik lagi ke istana". Dan karena dia sudah terbiasa bekerja, raja mulai melakukan tugasnya sehari-hari, negaranya sudah mulai makmur, maju dan murid-muridnya terpelajar dan pintar.
Akhirnya raja tahu bahwa sebagai raja tidak boleh hanya memandang diri di cermin. Tetapi dia juga harus mulai bekerja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar