Walau pun cerita sederhana tetapi seperti layaknya cerita dari 'orang tua' ada MAKNANYA loh
Menurut saya MAKNANYA : jangan pernah nganggap remeh SESEORANG atau BARANG yang menurut kalian KECIL. Suatu saat kita semua akan merasakan KESOMBONGAN kita karena mengabaikannya
Pada suatu hari dipedalaman hutan, ada seekor singa yang paling garang dan paling jahat di dalam hutan sedang tertidur.
Seekor tikus, tikus yang paling kurus, kerempeng, kecil, berjalan mengendap-mengendap, jalan-jalan keliling hutan.
Tanpa dia sadar menginjak ekor dari singa yang sedang tidur itu. Singa mengaum, "Hrrrmm… kamu dasar tikus kecil! Mengganggu tidur siangku! Sebaiknya kau kan ku makan."
Si Tikus kecil itu pun kemudian dengan gemetar bilang: "Maaffff Raja Hutan… Saya tidak berminat untuk menginjak buntut Bapak. Ngga sengaja kok…
Tapi begini saja Pak, kalau bapak tidak memakan saya, saya berjanji, kalau bapak dalam kesulitan pasti saya tolong." Singa tertawa tertawa terbahak-bahak "HAHAHA… Kamu itu bodoh banget ya. Mana mungkin binatang sekecil kamu dapat menolong aku yang besar begini?"
"Ehhh… klo raja hutan ngga percaaya sama saya ? liat aja nanti Pasti saya tolong!" Satu minggu… dua minggu… tiga minggu… empat minggu berlalu. Si Singa sedang berjalan-jalan keliling hutan pada suatu hari sekitar malam. Jadi singa tidak tahu ada sebuah perangkap besar yang dipersiapan oleh sang pemburu. Ia berjalan dengan pongah dan angkuhnya, "Tidak ada yang bisa mengalahkan singa!"
Tapi pada saat ia sudah masuk perangkap, ia mengaum dengan keras, karena perangkap itu naik ke atas pohon dan mengikat tubuhnya. "Hrraummmm!!!!" Aumannya di seluruh hutan, tapi seluruh binatang ketakutan mendengar aumannya, karena ternyata ia bukan raja hutan yang disukai oleh penduduknya, kecuali oleh seekor tikus.
Tikus itu mendengar, "Saya sepertinya kenal auman itu." Tikus mengikuti dimana suara itu berasal, kemudian dia lihat ke atas pohon. " Eee.. Si Raja Hutan. Ngapain Pak di atas?"
Si Raja Hutan berkata, " Hraumm… jangan tambah penderitaanku. Tolong aku tikus." Tikus kemudian berkata, "Pak katanya ngga percaya sama binatang kecil." Tikus kemudian naik ke atas pohon, menggigiti satu per satu tali temali itu hingga akhirnya putus.
Kemudian singa berkata, "Aku selama ini selalu menganggap remeh binatang yang lebih kecil dari aku. Tapi aku baru sadar, ternyata betapa pun kecil binatang itu, pasti ada gunanya dan pasti ada maksudnya ia dihadirkan Tuhan."
Original From : http://m-wali.blogspot.com/2011/12/cara-membuat-readmore-otomatis-pada.html#ixzz1jV4NxwDV
Menurut saya MAKNANYA : jangan pernah nganggap remeh SESEORANG atau BARANG yang menurut kalian KECIL. Suatu saat kita semua akan merasakan KESOMBONGAN kita karena mengabaikannya
Pada suatu hari dipedalaman hutan, ada seekor singa yang paling garang dan paling jahat di dalam hutan sedang tertidur.
Seekor tikus, tikus yang paling kurus, kerempeng, kecil, berjalan mengendap-mengendap, jalan-jalan keliling hutan.
Tanpa dia sadar menginjak ekor dari singa yang sedang tidur itu. Singa mengaum, "Hrrrmm… kamu dasar tikus kecil! Mengganggu tidur siangku! Sebaiknya kau kan ku makan."
Si Tikus kecil itu pun kemudian dengan gemetar bilang: "Maaffff Raja Hutan… Saya tidak berminat untuk menginjak buntut Bapak. Ngga sengaja kok…
Tapi begini saja Pak, kalau bapak tidak memakan saya, saya berjanji, kalau bapak dalam kesulitan pasti saya tolong." Singa tertawa tertawa terbahak-bahak "HAHAHA… Kamu itu bodoh banget ya. Mana mungkin binatang sekecil kamu dapat menolong aku yang besar begini?"
"Ehhh… klo raja hutan ngga percaaya sama saya ? liat aja nanti Pasti saya tolong!" Satu minggu… dua minggu… tiga minggu… empat minggu berlalu. Si Singa sedang berjalan-jalan keliling hutan pada suatu hari sekitar malam. Jadi singa tidak tahu ada sebuah perangkap besar yang dipersiapan oleh sang pemburu. Ia berjalan dengan pongah dan angkuhnya, "Tidak ada yang bisa mengalahkan singa!"
Tapi pada saat ia sudah masuk perangkap, ia mengaum dengan keras, karena perangkap itu naik ke atas pohon dan mengikat tubuhnya. "Hrraummmm!!!!" Aumannya di seluruh hutan, tapi seluruh binatang ketakutan mendengar aumannya, karena ternyata ia bukan raja hutan yang disukai oleh penduduknya, kecuali oleh seekor tikus.
Tikus itu mendengar, "Saya sepertinya kenal auman itu." Tikus mengikuti dimana suara itu berasal, kemudian dia lihat ke atas pohon. " Eee.. Si Raja Hutan. Ngapain Pak di atas?"
Si Raja Hutan berkata, " Hraumm… jangan tambah penderitaanku. Tolong aku tikus." Tikus kemudian berkata, "Pak katanya ngga percaya sama binatang kecil." Tikus kemudian naik ke atas pohon, menggigiti satu per satu tali temali itu hingga akhirnya putus.
Kemudian singa berkata, "Aku selama ini selalu menganggap remeh binatang yang lebih kecil dari aku. Tapi aku baru sadar, ternyata betapa pun kecil binatang itu, pasti ada gunanya dan pasti ada maksudnya ia dihadirkan Tuhan."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar